Saturday, 6 February 2010

Google Menyiapkan Quantum Computer, mengidentifikasi objek dalam database dan Video

Google selama tiga tahun diam-diam mengembangkan sebuah komputer kuantum yang dapat mengidentifikasi objek tertentu dalam database stills atau video. Apa itu komputer kuantum?
Komputer kuantum adalah alat hitung yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data dihitung dengan bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit. Teknologi ini adalah salah satu hasil dari "applied Physic"(fisika terapan).

Jika dikatakan, komputer kuantum hanya butuh waktu 20 menit untuk mengerjakan sebuah proses yang butuh waktu 1025 tahun pada komputer saat ini, kita tentu akan tercengang. Hal inilah yang membuat para ilmuwan begitu tertarik untuk mengembangkan kemungkinan terbentuknya komputer kuantum.

Sebenarnya saat ini mesin pencarian Google bisa dibilang yang terbaik di dunia. Namun, sebenarnya komputer-komputer server yang digunakan sama saja dengan perusahaan lainnya.

Kepala tim pengenalan citra Google, Harmut Neven, mengungkap teknologi komputer kuantum yang sedang dikembangkan Google. Diam-diam Google bersama D-Wave, sebuah perusahaan Kanada yang telah mengembangkan cip kuantum bernama Chimera. Komputer masa depan yang jauh lebih hebat dari teknologi komputer saat ini?

Salah satu aplikasi teknologi tersebut adalah kemampuannya mendeteksi obyek dari foto dan video yang ada di database. Dalam konferensi Sistem Pemrosesan Informasi Neural, tim pengembang kedua perusahaan melaporkan keberhasilannya membuat algoritma untuk mendeteksi mobil di foto untuk cip tersebut.

Algoritma itu "dilatih" untuk mengenali bentuk mobil dengan menghadapkannya kepada 20.000 foto jalanan, masing-masing setengah yang ada gambar mobil dan setengah lainnya tidak. Hasilnya, algoritma yang dibuat bisa memilah dengan tepat foto yang ada mobilnya dan yang tidak dalam waktu satu detik.

"Ia menyeleksi gambar-gambar yang ada mobilnya dengan kecepatan jauh lebih hebat daripada komputer konvensional, jauh lebih cepat dari komputer mana pun yang ada di data center Google," ujar Neven.

Kelak suatu saat komputer ini digunakan, kecepatan layanan pencarian Google bakal jauh lebih dahsyat dan jauh lebih pintas dari layanan yang ada saat ini. Kapan itu terjadi, semoga tak lama lagi. (dari berbagai sumber)
.::.


Read more...

Bocoran Draft RUU Zakat versi DEPAG (terbaru)

Inilah Draft RUU Zakat versi Depag yang terbaru ini mempertegas keinginan kuat Depag untuk menghapus peran LAZ dan menutup sumber pendanaan lembaga dakwah, atau ormas islam yang selama ini menerima dana Zakat untuk kegiatan sosial, agama dan dakwahnya.

Semoga bisa dicermati dan disikapi secara jernih dengan memperhatikan kondisi realitas dan peran serta masyarakat luas.

Draft Ruu Zakat Versi Depag (terbaru)

.::.
Apabila RUU ini disahkan maka banyak lembaga dan ormas keislaman yang selama ini menerima dana zakat dari masyarakat akan terancam, seperti pondok pesantren, rumah yatim piatu, lembaga dakwah, masjid/mushollah, TPQ/TPA dan ormas keislaman lainnya.
Sebelum RUU ini dibahas dan disahkan oleh DPR... bagaimana menurut Anda?


Read more...

Pemerintah Siapkan RUU Penanggulangan Kemiskinan

JAKARTA--Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan pemerintah tengah menyiapkan rancangan undang-undang (RUU) tentang penanggulangan kemiskinan. "Selama ini semua kementerian punya program, supaya lebih efektif dan berlanjut pemerintah menyiapkan payung hukum berupa RUU penanggulangan kemiskinan. Jadi nanti program tidak akan tergantung pemerintahan sehingga bisa berlanjut," katanya usai memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di Jakarta, Kamis (04/02/2010).

Menurut dia, pemerintah sudah menyiapkan naskah akademis rancangan undang-undang tentang penanggulangan kemiskinan tersebut. "Naskah itu akan dibahas sesuai dengan tahapan yang ditentukan," katanya.

Deputi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Bidang Penanggulangan Kemiskinan Sudjana Royat mengatakan pemerintah akan mulai melakukan konsultasi publik terkait rancangan undang-undang itu bulan Maret mendatang. Ia menjelaskan pula bahwa isi naskah akademis rancangan undang-undang tentang penanggulangan kemiskinan dibuat berdasarkan strategi penanggulangan kemiskinan tahun 2005. "Tujuannya antara lain mendorong kemitraan pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Jangan sampai kementerian dan lembaga bergerak sendiri-sendiri," katanya.

Penyusunan rancangan undang-undang itu, ia menjelaskan, juga ditujukan untuk meningkatkan peran pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan. "Jadi anggaran tidak dari APBN saja, pemerintah daerah diharapkan mengalokasikan anggaran khusus untuk penanggulangan kemiskinan," kata Sudjana.

Lebih lanjut dia menjelaskan, rancangan undang-undang itu antara lain berisi kriteria miskin serta pengaturan peran swasta dan masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan. "Termasuk aturan pemberian insentif bagi perusahaan yang memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pengurangan kemiskinan," demikian Sudjana Royat.

.::.Sumber: Republika.::.


Read more...

Thursday, 4 February 2010

Mewaspadai Penyimpangan Amil Zakat

PERINTAH membayar zakat dalam Alquran datang dalam bentuk yang sangat mujmal (garis besar), lebih mujmal daripada perintah salat. Dalam Alquran, tidak dirinci jenis-jenis harta yang wajib dizakati, syarat-syarat yang harus dipenuhi harta itu seperti nisab dan masa kepemilikan yang sudah berlangsung setahun (haul), serta jumlah yang harus dibayarkan sebagai zakat. Pengaturan soal-soal rinci seperti itu diserahkan kepada al-Sunnah.

Namun, menyangkut pihak-pihak yang berhak menerima zakat (mustahiq), Alquran merincinya (dalam surat al-Taubah: 60) dengan lengkap satu demi satu dalam suatu redaksi ayat yang menunjukkan arti qashr (terbatas untuk yang disebutkan, tidak boleh untuk selainnya). Alquran sangat menekankan terwujudnya pendistribusian zakat secara tepat kepada orang yang berhak (mustahiq)-nya. Di antaranya kepada para amil (pekerja) zakat.

Undang-Undang Pengelolaan Zakat (UUPZ) Tahun 1999 memosisikan amil sebagai pengelola zakat dengan tugas pokok mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat. Dengan posisi rangkap seperti itu, sebagai pengelola dan sebagai mustahiq, amil berada pada posisi yang rawan penyimpangan.

Karena itu, UUPZ mengantisipasinya dengan menggariskan ketentuan tentang sanksi, yaitu pengelola zakat yang karena kelalaiannya tidak mencatat harta zakat atau mencatat dengan tidak benar diancam hukuman kurungan selama-lamanya tiga bulan dan/atau denda sebanyak-banyaknya Rp 30 juta. Selain itu, posisi rangkap amil sebagai pengelola sekaligus sebagai mustahiq zakat adalah wilayah yang masih cukup terbuka bagi tindak penyimpangan oleh amil.


Amil Mustahiq Dominan

Dengan otoritas yang dimiliki, amil sangat berpeluang menjadikan dirinya sebagai mustahiq dominan. Amil merupakan mustahiq yang bisa memastikan dirinya mendapatkan bagian serta menentukan jumlah bagiannya, sedangkan mustahiq lain tidak memiliki kepastian seperti itu. Bisa saja dia tergoda untuk mewujudkan kepentingan subjektifnya tersebut dengan relatif leluasa dan bahkan dengan yang tampak legal.

Setahun lalu, dalam suatu sesi pertemuan amil zakat di Jawa Timur, seorang narasumber dari salah satu lembaga manajemen zakat Jakarta menyatakan dengan sangat antusias bahwa pekerjaan mengurus zakat sekarang ini telah menjadi profesi yang sangat "menjanjikan". Sekarang, katanya, gaji manajer lembaga amil zakat sudah ada yang setara dengan gaji manajer perusahaan nasional.

Dengan regulasi yang sangat longgar dari UUPZ, jika mau, amil bisa mudah mengelola zakat yang berorientasi pada kesejahteraan dirinya sebagai mustahiq. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi bila seorang pekerja dipersilakan menentukan sendiri jumlah gajinya? Ya, seperti yang telah disinggung tadi, seorang manajer lembaga amil zakat (yang kerjanya menghimpun harta amal dan kemudian menyalurkannya) menentukan gaji dirinya setara dengan gaji manajer perusahaan nasional.

Padahal, manajer perusahaan pasti dituntut bekerja keras supaya perusahaannya bisa meraih untung dan terhindar dari risiko rugi. Sedangkan manajer lembaga amil zakat bisa dibilang tidak berisiko rugi. Sudah kerjanya tanpa risiko, gajinya ditentukan sendiri pula. Luar biasa "profesional", bukan?

Yang lazim jadi payung kaum "profesional" zakat itu selama ini adalah bagian "seperdelapan". Jelasnya, karena amil itu salah satu di antara delapan mustahiq zakat yang disebutkan Alquran, bagian yang menjadi hak amil adalah seperdelapan. Memang benar bahwa Alquran menetapkan amil sebagai salah satu di antara delapan mustahiq zakat. Tapi, Alquran sama sekali tidak menyinggung kadar bagian masing-masing. Bahkan, al-Sunnah pun tidak menetapkan kadar bagian tersebut.

Bagian seperdelapan untuk amil, dengan demikian, tidaklah berdasar Alquran atau sunah, tetapi hanyalah tafsiran yang tampak logis dan sangat menarik bagi sebagian orang yang memandang kerja menjadi amil sebagai profesi yang sangat "menjanjikan".

Padahal, bagi orang yang mau berpikir jernih, penyamarataan bobot semua golongan mustahiq zakat itu akan tampak sebagai tindakan yang sama sekali tidak proporsional dan jauh dari mencerminkan keadilan.

Mari kita buat ilustrasi untuk lebih menggambarkan ketidakadilan tersebut. Kita misalkan di suatu wilayah kabupaten terdapat 3.000 orang miskin. Jumlah pengurus amil zakat di sana 30 orang. Misalnya, amil zakat mengambil bagian seperdelapan senilai Rp 300 juta. Berarti, masing-masing anggota amil akan meraup bagian rata-rata Rp 10 juta. Jika jumlah yang sama, yakni Rp 300 juta, dibagikan kepada 3.000 orang miskin, setiap orang miskin hanya akan memperoleh Rp 100 ribu saja. Padahal, arahan Rasulullah SAW: "Zakat dipungut dari orang-orang kaya dan dikembalikan kepada orang-orang fakir."

Dengan begitu, kita butuh peraturan perundang-undangan yang lebih kuat dalam meregulasi zakat. Jelasnya, yang tidak hanya membendung tindakan penyimpangan oleh amil pada aspek pencatatan, tetapi juga pada aspek-aspek yang lain. Juga, yang mereposisi lembaga amil zakat secara mendasar supaya tidak menjadi begitu dominan seperti sekarang.

Amil, menurut penulis kitab Kifayah al-Akhyar (vol 1: 190), adalah "orang yang dipekerjakan oleh imam (pemerintah) untuk memungut zakat guna disalurkan kepada para mustahiq-nya sebagaimana yang diperintahkan Allah." Jadi, hak pengelolaan zakat itu ada di tangan pemerintah. Maka, gaji amil harus diatur dan ditentukan pemerintah.

Jadi, UUPZ perlu didukung dan diperkuat oleh peraturan pemerintah atau peraturan menteri tentang sistem penggajian amil. Jika amil dibiarkan menentukan sendiri gajinya seperti sekarang, bisa saja zakat tak akan bisa berfungsi signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan kaum miskin.


Menimbun Zakat

Menimbun harta zakat boleh dibilang sebagai bentuk penyimpangan lain dari lembaga amil zakat. Umumnya, lembaga amil begitu bersemangat dalam menghimpun harta zakat dan jumlah perolehannya itu sering menjadi tolok ukur prestasi. Tetapi, kerap kinerja amil zakat di bidang penyaluran masih belum seimbang dengan penghimpunannya. Bahkan, di tengah kondisi jumlah orang miskin yang terus meningkat, ada lembaga amil yang menyimpan (baca: menimbun) sekian persen dana zakat yang diamanahkan para wajib zakat kepada mereka untuk disalurkan.

Mu’az bin Jabal yang ditugasi khalifah Umar bin Khattab untuk mengurus zakat di Negeri Yaman selalu menuntaskan (baca: menghabiskan) pendayagunaan serta pendistribusian zakat yang dikumpulkannya. Pernah terjadi masih ada sisanya. Maka, Mu’az segera mengirimkannya ke Madinah (tidak menimbunnya). Khalifah Umar menolak menerima sisa itu dengan teguran: "Engkau pungut dari orang-orang kaya mereka, maka engkau harus mengembalikannya kepada orang-orang fakir mereka."

Mu’az menjawab: "Saya tidak akan membawanya kemari kalau di sana masih ada yang berhak mengambilnya" (Kasysyaf al-Qina’, vol 3: 264).

Kita perlu membentuk manajer lembaga amil zakat sekualitas Mu’az bin Jabal melalui regulasi zakat yang lebih ketat dan lebih berpihak pada kepentingan para fakir miskin. Wallahu a’lam.

.::.OLEH: Abd. Salam Nawawi.::.
Sumber: jawa pos, 22 Okt 2006
*Penulis adalah Ketua Komisi Pengawas Badan Amil Zakat Provinsi Jawa Timur, dekan Fakultas Syariah IAIN Sunan Ampel.
.::.Kiriman email dari mas Naryo.::.


Read more...

Tuesday, 2 February 2010

Merokok Bisa Membuat Gigi Rontok dan Bibir Jontor

-Ancaman Baru Bagi Penikmat Rokok-
Rokok tidak hanya mengandung banyak racun yang merugikan tubuh, ternyata rokok juga terbukti dapat membuat 'Gigih Rontok' dan 'Mulut Jontor'... Tidak percaya?...

Sebagaimana telah diberitakan di detiknews bahwa Para penikmat sigaret dikejutkan dengan berita meledaknya rokok saat diisap olen Andi Susanto di Cibitung, Bekasi. Ledakan rokok itu menyebabkan lima gigi lajang itu copot dan mulutnya harus menerima beberapa jahitan. Polisi setempat masih menyelidiki insiden aneh tersebut.

"Ledakannya misterius," kata Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Herry Wibowo kepada detikcom, Minggu (31/1/2010).

Herry mengisahkan, insiden itu terjadi pada Kamis 28 Januari sekitar pukul 18.30 WIB di Jl Teuku Umar No 1, Cibitung, Bekasi. Kala itu Andi Susanto membeli rokok warna putih yang dibelinya di warung milik Bu Panji, tetangganya.

Andi yang bekerja sebagai satpam ini mengisap rokok batang ketiga sembari menumpang motor menuju ke kantornya. "Tiba-tiba rokok meledak," kata Herry. Korban mengalami luka di sekitar bibir dan dirawat di RS Adam Thalib, Cibitung. (nal/nrl)


Read more...

Monday, 1 February 2010

Engkau tahu, Hati-hati ini telah Berkumpul dalam cinta-Mu

Do'a Cinta Sang Imam

Ya Allah Engkau tahu, Hati-hati ini telah Berkumpul dalam cinta-Mu, Bertemu dalam taat-Mu, Menyatu menolong dakwah-Mu, Berjanji perjuangkan syariat-Mu, Maka eratkan ikatannya, Dan abadikan cintanya. (Do'a Rabithah)

Tidak ada penjelasan historis tentang suasana yang melatari Imam Syahid Hasan Al Banna saat menulis potongan doa itu. Ia menyebutnya Wirid Pengikat. Pengikat hati. Hati yang sedang dibangunkan untuk memikul beban kebangkitan umat. Beban mereka berat. Jumlah mereka sedikit. Musuh mereka banyak. Jadi mereka butuh landasan yang kokoh dan pengikat yang kuat. Landasannya adalah iman. Pengikatnya adalah cinta.

Cinta menjalin jiwa-jiwa mereka dalam kelembutan yang menyamankan: maka setiap mereka adalah pernadani sutera yang empuk, setiap orang dengan tipenya bisa duduk santai di situ. Cinta mereka selalu mampu menampung semua bentuk perbedaan: ada kebebasan berpendapat tapi tidak ada sikap yang melukai, ada keterbukaan tapi objektivitas tetap di atas segalanya. Cinta melahirkan pertanggungjawaban: setiap mereka selalu bertanya tentang sejauh mana mereka mampu mempertanggungjawabkan sikap mereka di depan Allah?

Tapi cinta juga melahirkan kelembutan: maka prbedaan-perbedaan mereka terkelola dalam etika yang menyamankan jiwa. Karena setiap pembicaraan mereka selalu berujung amal. Beban. Perbedaan diantara mereka tidak akan mengubah situasi mereka, seperti kata Iqbal, sebagai sapu lidi yang diikat cinta untuk membersihkan kehidupan.

Tapi cinta juga memberi mereka energi: Para pemikul beban kebangkitan itu pastilah akan menempuh jalan perjuangan penuh liku dan pendakian. Pada setiap satu jarak waktu dan tempat beban mereka bertambah. Mereka pasti mengalami penuaan dini, seperti kata Rasulullah saw: "Surat Hud dan saudara-saudaranya telah mengubankan rambutku." Kalau bukan dengan energi yang dahsyat, siapakah yang sanggup mendaki gunung sembari memikul beban? Dan cintalah sumbernya.

Energi cinta memicu mereka untuk bergerak dan bertumbuh dalam tempo yang cepat. Tapi ikatan cinta mengatur irama mereka dalam keserasian yang indah. Itu sebabnya mereka kuat. Nyaman. Dan abadi. Jadi biarkan Sang Imam mengumumkan kembali cintanya dia:

Maka eratkan ikatannya. Dan abadikan cintanya?

(~Anis Matta~, Sumber: http://serialcinta.blogspot.com)

Dikutip dari: http://aktivis02.blogspot.com/


Read more...

Sunday, 31 January 2010

Dakwah adalah Cinta

Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai.

Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yang menempel di tubuh rentamu. Tubuh yang luluh lantak diseret-seret. .. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.

Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah.

Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi orang miskin yang bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak.

Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai jiwa yang tenang.

Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik?

Akhirnya diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.

Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.

Tidak… Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih “tragis”.

Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani… justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana pun mereka pergi… akhirnya menjadi adaptasi.

Kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.

Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka. Hingga “hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda dibandingkan jihad yang begitu cantik.

Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar. Tapi saking seringnya “ditinggalkan” , hal itu sudah menjadi kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..

Karena itu kamu tahu. Pejuang yang heboh ria memamer-mamerkan amalnya adalah anak kemarin sore. Yang takjub pada rasa sakit dan pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya besar.

Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, “ya Allah, berilah dia petunjuk… sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang… “

Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta… Mengajak kita untuk terus berlari…

.::.
Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
.::.

(alm. Ust Rahmat Abdullah)

Kalau iman dan syetan terus bertempur. Pada akhirnya salah satunya harus mengalah.

In memoriam Ust. Rahmat Abdullah

.::.http://www.pks-jaksel.or.id/Article1941.html.::.



Read more...

Lowongan pekerjaan

Komentar Terbaru

Tulisan Terbaru

Links Rekan (Friends)

(-A-) - Adhini_Amalia - Al-Rezamittariq - Mas Amru - A. Fathoni - Akh Fajar - Alqoernia - Angga Indo-me - Abisheks_India - Annisa Rahma -Andytris_SBY - Angkringanz - Ari Kurniawan - A. Juwaini - AlexAldinoAbdillah - Afrid Fransisco - Alex Berbahagialah - Arismansuyendra - Arjaeuse Bulacan_Philippines - Agungbintoro - Arismansuyendra - Astrid Savitri - Azfaazfa_Kuwait - (-B-) Bali Dreamhome - Bali Muslim Voice - Bang Ancis - Bangjo - Bang Lubis - Bapake Nazla - BaliStar - Bisnis Gue - Blind Power - Blog mas Ery Sudewo - Balebengong - BintangProduction - Bahuma - Balimelilea - Bimotprasetyo - BirthdayReminder - BangHeri_Riau - (-C-) Catatan Lita - Catur (-D-) DhanNy - Dessycherryponie - Designhelp4you - Devriana_Japan - Deeta_Jateng - DJYano - Deepak_India - Danardona - DavidSinggalang - Dwi willimann - DiajengAny - Dimyatiahmad - Didik FLP - (-E-) Educativetoys - Earn Adsense - Erik - Esukses - EkoHariyanto_Dps - (-F-) Fenny - Fiz Jombang - FibriSeragen - Fawzi - Famestealer - FiyahRedApple - (-G-) Gautama Yustitia - Ahmad Sadat/GenerasiHilang - Googlepages - Greenfaj_Manado - GerbangBawean - Gadis_Rantau - Goresanlembutpenamu- (-H-) Hakimtea - Harrywisnutama - HendraBaliOrange - Himam - HotNews - Hertantowidodo - (-I-) Ifoell_Slank - Ifat - Indah Malang - IndieBandKarawang - IntanPermataku - Iksan_Ambon - IndoTKW_Riyad - Indonesia Travel - IlaVars - Iqbalsandira - (-J-) Jadmikoz - Jodisantoso - JokoRe-Career - Jovie Blog - Judith_witzerland - JennieforIndonesia - JenaPortugal - (-K-) Kaunee - Kapansaja - Karya Mandiri - Karthik - KemabangSetaman - KecapBango - KesehatangigiBali - Kireina99 - Kopitozie - (-L-) Lia_Germany - License_to_Rock - LinaMardianaSolo - Lisa_Paris - Lidiasianturi - Lumbungzakat - Lupuzz Tarakan - (-M-) Mariarina - Mas Naryo_Lirih - Mediahaidar - Melanbae - Miftakul Ulum - Mojokerto Blog - MelaniTanti_Hannover - MaduNektar - Manusiaikanmenulis MysteryE World - MP3-AZ - (-N-) NenoNeno - News of Soccer1 - Nilairyani_Saigon - Nurhasim - Nawane - NurTech - NunukanZone - (-O-) Ogifajar - Om Tutorial - (-P-) Pak Oles - Photobucket - Perfectgetway_Philipine - PortalNLP - Pasar_info - (-R-) Rathi Kumara - Ramaditya - Raihana - RemmySilado - RaniBlogPengobatan - Risaku.net - Rizqyarea - Riadi_Prasodjo - Riema - RonnyFr_NLP - (-S-) Serikatburuhbangkit - Shireishou - Shanti Fahlevi Qotar - Sharah - Suroi - Simbok - Softwareonline - SmanSaNunukan - Serunai - Suwari Timur - (-T-) Tips Keluarga - Thobingsunarya - Tutorial_kangRohman - Blogger Trik - Tutor - (-U-) Ubaidillah Aceh - UmiDaffa - Selfhealingclub - UPLOAD - (-V-) Vellyr4z4ku - Veraproject - Via Yogya - (-W-) W4ndie Kalbar - WawanWae - Withti_Autralia - Widi_Canada - Widya2008 - Wirati Astiti - Wulankoe - Writing Blog -(-X-) (-Y-) (-Z-) ZHP

Link Banner Rekan

PUNJULS BLOG Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Kolom blog Wayan Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket El-KalamCakrawala Gusna EPBLOG Designed By JevuskaMe and whats inside my mindAnd My New Day Has ComePhotobucketPhotobucketStop BugilRusly TarakanMATAHATITips for Family
Rumah Bunda I-HOTNEWS Forum Komunikasi Masyarakat Sultra Dra Setyawati Web Photobucketseribu-jalanCheck PageRankNashiyah...PhotobucketSenyum dan Cinta






*Akh.Alim Mahdi@2009 Psi by Ourblogtemplates
Back to TOP