Thursday, 12 March 2009

Sinergi Tak Berkesudahan

Akhir desember lalu, ada cerita apik dari pemukiman Sari Kuning Tohpati. Warga muslim di sana sudah lama resah dengan aksi pengkaburan aqidah anak-anak mereka oleh sekelompok orang yang melakukan misis-misi terselubung. Dengan berkedok sekolah bagi anak-anak warga disana, maka pengaburan aqidah pun dimulai.
Namun alhamdulillah, tokoh masyatakat di sana pun tanggap terhadap bahaya yang sedang mengancam. Sampailah berita itu kepada DSM Bali, Yayasan Talitha, dan juga Forum Arimatea.

Tiga lembaga ini menjalin komunikasi intensif untuk menyelamatkan aqidah anak-anak Sari Kuning. Sinergi pun terjadi. Perlahan anak-anak itu pun ditarik dari ‘sekolah pemurtadan’ tadi. Mereka dibina secara khusus dalam Taman Pendidikan Al Qur’an Sari Kuning. Dengan para ustadz dan ustadzah yang tentu saja mumpuni dan mendapat tambahan ma’isyah dari tiga lembaga tadi, alhamdulillah. Tak hanya itu, anak-anak itu juga mendapat santunan dana pendidikan yang jumlahnya lumayan besar. Satu persoalan besar pun teratasi dari sebuah sinergi yang indah.
Kita tentu merindukan sinergi-sinergi lain yang lebih besar dan mengena dalam mengatasi persoalan umat. Namun persoalannya memang tidak mudah dalam melakukan sinergi itu. Harus diakui, adanya golongan dan aliran-aliran pemahaman di negeri ini membawa dampak negatif dalam sebuah konsep amal jama’i sesama umat Islam. Ada sekat-sekat yang tidak tampak sehingga sebuah sinergi dirasakan sangat susah terjalin.
Tengoklah berapa banyak yayasan-yayasan sosial pengentasan kemiskinan, lembaga-lembaga kemanusiaan pemberi bantuan, LSM atau NGO di bidang kemanusian, semuanya bertaburan di negeri ini, tak terkecuali di Bali. Namun ukurlah seberapa besar capaian terhadap peanggulangan kemiskinan di negeri ini? Ujung-ujungnya adalah, kemiskinan tetap menjadi momok yang memilukan.
Bukan mustahil bila kita tetap pada pola penanggulangan masing-masing, maka misi-misi kebaikan dan perbaikan akan semakin jauh dari pandangan mata. Karena itu, tak ada pilihan lain yang lebih cepat hasilnya selain merapatkan barisan antar lembaga dan yayasan bahkan juga pemerintah dalam sebuah sinergi yang tak berkesudahan.
Sinergi yang dilakukan oleh DSM bersama Yayasan Talitha dan Forum Arimatea barang kali memang spektrumnya diperluas pada persoalan-persoalan lain yang juga urgen. Bahkan peserta sinerginya pun bisa diperluas.
Bila hal itu terwujud maka bukan mustahil akan tercipta banyak akselerasi hasil kebaikan yang membawa perbaikan dan kesejahteraan di negeri ini. Sebab yang namanya sinergi bukanlah 10 orang menghasilkan 10 kekuatan. Namun sinergi 10 orang itu akan melahirkan 100 kekuatan yang mampu mengatasi beragam persoalan bagaimanapun peliknya. Akhirnya, marilah kita bersinergi untuk masa depan yang lebih baik. Semoga!


.::.Alim Mahdi.::.

No comments:

Post a Comment

Lihat profile Alim Mahdi sekarang
Kunjungi www.mastersop.com

Konsultan SOP dan Penggagas "GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP"